Musim lalu Chelsea harus merelakan gelar Premier League terbang ke
Manchester. Bersama Liverpool dan City, tiga klub ini berjuang menjadi
yang terbaik. Sayang di beberapa laga terakhir, lini depan The Blues
seperti kehilangan taji untuk menciptakan gol. Akibatnya banyak laga
yang harus berakhir dengan poin satu atau nol.
Awal musim ini
mereka melepas para penyerang yang gagal membawa mereka juara liga.
Samuel Eto’o dilepas ke Everton, kemudian Demba Ba hengkang ke Besiktas
sementara Fernando Torres mencoba kembali mengembalikan kejayaan bersama
Milan. Mengganti para penyerang tersebut dihadirkan Diego Costa dari
Atletico Madrid, kemudian Didier Drogba kembali lagi berseragam biru,
dan yang terakhir adalah Loic Remy.
Remy musim lalu bermain bersama Newcastle United. Dipinjamkan dari QPR
pemain Perancis ini mampu menciptakan 14 gol di Premier League.
Penampilan inilah yang menarik perhatian Jose Mourinho untuk melengkapi
barisan depan Chelsea. Ketika Drogba akan memberikan pengalamannya di
lini depan, Remy membawa dimensi baru bagi serangan Chelsea. Karakter
permainannya berbeda dengan Costa. Remy mengandalkan kecepatan dan
sesekali mengajak pemain belakang terakhir untuk beradu lari. Urusan
mencetak gol, Remy salah satu yang terbaik.
Selain kemampuan diatas, Remy memiliki pengalaman dan kapabilitas untuk
bermain di UCL. Sesuatu yang tidak dimiliki oleh Ba, menepiskan kabar
yang mengatakan bahwa dua pemain ini sama secara kualitas. Kedatangan
Remy akan membuat Mourinho memiliki banyak opsi strategi di lini depan.
Mereka bisa saling bergantian bermain atau menduetkan Costa dengan Remy.
Pemain asal Spanyol tersebut akan mundur sedikit sehingga Remy berada
di garis terdepan. Gaya bermain keduanya akan menimbulkan simbiosis
mutualisme.
Jelas kedatangan Remy melengkapi kedalaman skuad
Mourinho, khususnya di lini depan. Costa sudah membuktikan kelasnya
dengan empat gol dari tiga penampilan liga. Drogba kendati sudah tidak
muda lagi, namun tetap kuat dan pengalamannya akan berguna ketika
bertanding di UCL. Remy walaupun bukan pilihan utama, ia bisa menjadi
solusi ketika Chelsea sedang mentok. Ia juga bisa tandem dengan salah
satu dari dua penyerang sebelumnya. Ketajaman pemain Perancis ini akan
menguntungkan Chelsea.
http://www.supersoccer.co.id/
